Home sweet home

Aku pulang dengan berat. Langkahku, juga kepalaku. Berat sekali. Banyak permasalahan yg menumpuk di kepala ini. Semuanya, masalah pekerjaan, dan lain sebagainya. Jujur, ini hari yang berat, menguras energi tubuhku, juga energi batin. Pantas saja aku ambruk. Sakit kepala ini tak tertahankan lagi. Rasanya mau jatuh  di jalan. Tapi ah tidak.. harus kukuat-kuatkan, rumahku hanya beberapa meter lagi. Ya..Rumahku,,rumahku selama bertahun-tahun ini. Asrama etos. Tempat berbagi,berkumpul,  bersama, bersaudara, berukhuwah dan memetik banyak hikmah.

Ku ketuk pintu dengan lunglai, sembari mengucapkan salam. Oh..ternyata adik-adik sedang berkumpul di ruang tengah. Menyambutku dengan girang membahana. “emak pulaaaaannng…” ela dan resi yang memang suaranya keras menyambutku sambil terkekeh-kekeh..ahhh…hilang nyut-nyut kepalaku, melihat ekspresi mereka.. “ada bawa kue makcing?” Tanya ana tak mau kalah. “waduhhh, makcing tak bawa kue nakcing, soalnya habis dimakan pakcing” jawabku sekenanya membalas guyon mereka. Spontan semuanya tergelak berderai-derai. “jan diganggu juo akak lai, caliaklah lah putiah mato akak seluruhnyo dek kapanekan” dona yang agak dewasa-dewasa dikit juga ikut nimbrung. “halah..aya-aya wae”. Jujur, sakit kepalaku hilang sudah. Melihat keceriaan mereka.

Begitulah aura rumahku, asramaku setiap hari. Adik-adik yang santun, ditengah segala sisi manusiawi mereka yang lain. Adalah sosok-sosok yang amat penyayang. Kami pernah punya masalah tentu, tak mungkin tidak, namun semuanya selesai dengan cepat. Budaya mengingatkan dan saling tausyah sudah melekat erat, sehingga tidak ada masalah yag berlarut-larut sedemikian lama.

Itu juga alasan mengapa aku tak mau pindah dari sini, dari asrama ini. Walaupun aku bukan lagi pendamping asrama etos. Aku tak mau kehilangan masa-masa ini. Aku tak ingin kehilangan suasana ini. Suasana kota santri, kadang demikian aku menyebutnya. Bila malam tiba, semuanya telah larut dengan aktifitasnya masing-masing, belajar dan lain sebagainya. Dan yang paling sering adalah diskusi-diskusi tentang upaya memperkaya khasanah dan wawasan diri, tentang apa saja. Tentang perkembangan dunia, perkembangan ilmu pengetahuan, tentang kondisi alam, tentang kondisi umat islam, bahkan seringkali tentang pilihan-pilihan hidup dalam pergerakan. Adik-adik itu, tak pernah puas bertanya dan bertanya. Padaku maupun pada iha, sang pendamping sekarang. Sehingga mau tidak mau kami harus selalu mengupgrade diri. Menambah keilmuan dalam segala hal..jika malam sudah turun, budaya shalat malam selalu ada. Minimal empat kali dalam sepekan. Memang sih, tidak saling membangunkan, namun selalu ada inisiator untuk berbuat kebaikan. Bergantian…ketika salah seorang sudah bangun dan beranjak ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu, yang lain biasanya beriringan terbangun dan melaksanakan shalat juga. Pembiasaan yang baik. Nah, bagi yang susah bangun (paling hanya 1 atau 2 orang), di ajak dengan cara yang halus, tanpa menyakiti perasaan. Selesai shalat subuh berjamaah adalah masa yang amat syahdu bagiku, menjelang dilaksanakannya program harian asrama, lantunan ayat suci alquran bertalu-talu dari masing-masing kamar. Benar2 serasa di kota santri.

Itulah suasana rumahku, makanya aku betah disini. Ada juga sih niat untuk kos, tapi tidak ah..di kos-kosan aku mugkin tidak akan mendapatkan suasana ini. Walaupun sebenarnya kalaupun iya aku kos, aku kan bisa berdakwah juga disana. Tapi untuk saat ini sepertinya tidak. Aku ingin menikmati suasana ini dulu. Aku ingin merasakan lebih lama aura-aura ukhuwah dan keindahan ini.

Kembali ke cerita di atas, aktifitas kami lanjutkan dengan makan bersama-sama pakai talam. Ini juga momen yang selalu kutunggu, karena menyenangkan rasanya bisa berebutan sambil makan (hehe..) apalagi kalo sama rina..ups. walaupun porsinya tak banyak2 amat, tapi kenyangnya cepat. Alhamdulillah.. semoga membawa berkah.

Selesai makan talam (ups, makan pakai talam) dan istirahat sebentar, dilanjutkan dengan shalat isya berjamaah. Selepas itu aku tak bisa apa-apa lagi, karena kecapekan akhirnya aku tertidur. Dan tak ingat untuk menyetrika pakaian ku untuk berangkat kerja esok hari. Padahal, jadwal menyetrika hanya 3 hari dalam seminggu. Dua hari yang lalu, hari ini dan 3 hari lagi. Ketika bangun pagi hari aku sempat menyesali diri, mengapa tidak meyempatkan waktu untuk menyetrika dulu sebelum tidur? Tapi tahukah? Ternyata pakaianku untuk berangkat kerja hari itu sudah terlipat rapi dalam lemari. Seseorang sudah menyetrikanya untukku. Aku terharu, berlinang airmata. Dan yang lebih mengharukanku, ketika kutanya siapa yang melakukan itu, tak ada yang mengaku. Bahkan mereka menyeletuk,” kayaknya makcing yang menyetrikanya kak, hihihihihi…”. Ahh… ya Rabb..mereka, adik-adikku, saudara-saudaraku di jalan Allah..begitu menyentuh hati. Dan hal ini tidak sekali ini saja, tapi sudah berkali kali terjadi.

Hanya ini yang ingin kuucapkan sebagai penutup tulisan ini.

“ Alhamdulillahirabbil’alamin, terimakasih ya Allah..atas anugerah yang maha indah ini, atas karuniaMu berupa saudara-saudara seperjuangan dijalanMu. Terimakasih atas nikmat ukhuwah yang membuatku selalu ingat kepadaMu. Juga atas segala perhatian mereka yang membuatku merasa amat berarti. Aku semakin yakin, betapa Maha Adilnya Engkau. Engkau berikan aku masalah disatu sisi kehidupanku, namun Engkau berikan berjuta karunia di sisi kehidupan yang lain..

Maka Ya Rabb… aku bermohon, jadikanlah kami umat-umatMu yang bercahaya, yang membuat cemburu nabi dan syuhada, karena kami saling mencintai dan menyayangi karenaMu. Amiin”

19 Tanggapan to “Home sweet home”

  1. viongreen Berkata

    bener2 home sweet home… :)

    Tuk adik2 etos : Mau dunk disetrikain juga baju kak… ;) (hehe, peace )

    Salam ukhuah tuk semua…

  2. SuBhanallah…itu juga pengalamanku waktu di wisma kak…andai ku ceritakan juga gak kan jauh beda..krn pada dasarnya wisma dimana2 sama: dan skrg setelah pindah suasana sprti dwsma jarang sekali dirasakan, yg gak beda dwmsma ku skrg makan pke talamnya…tp insya Allah wlo moment QM, Tadarrus dll jrg dwsma Baru…Tp Alhamdulillah dan Insya Allah U Pribadi Smuanya Masih Seperti yg dulu.Dan ttp berusaha Mengajak yg lain menciptakan suasana Kota santri.Tiap malam Bangun tahajjud, Dhuha, Tahfidz Qur’an dll…so Do’akan smg Aku ttp Istiqomah Dgn Ibadah2 ku, (For All :D imana pun Kita Berada Kita Harus Mewarnai Org2 dngan Kesholehan& inga2 Ting Jangan samapai kita yg diwarnai dngn yg Sebaliknya) ^:) KEEP SPIRIT & ISTIQOMAH^:)

  3. maghdalena1 Berkata

    iya buk.. rumah tempat melepaskan lelah..^_^..
    insyaAllah salamnya disampaikan..

  4. maghdalena1 Berkata

    fera: iya fer.. rumah menjadi lumbungnya pembentukan generasi-generasi rabbani, dan wisma ataupun asrama salah satu sarananya..
    itulah karunia dari Allah..di wisma kita merasakan bagimana tahapan-tahapan ukhuwah itu benar2 meresap ke dalam sanubari kita, saling mengenal dengan taaruf, saling memahami dengan tafahum, saling tolong menolong dengan ta’awun, dan rela mengorbankan hal yang paling kita cintai dengan takaful..

    sebagaimana kisah para sahabat pada perang yarmuk, perang melawan romawi yang jumlahnya berlipat2 dari jumlah pasukan kaum muslimin, dan dimenangkan oleh kaum muslimin, namun tak sedikit yg terluka parah setelah usainya perang tersebut. kita kenang kembali bagaimana para sahabat korban peperangan tersebut membutuhkan air, namun mendahulukan saudaranya yang lain untuk minum demi melihat bahwasanya ternyata saudaranya yang lain juga membutuhkan air tersebut. tindakan rela berkorban dan itsar inilah yang kemudian menghantarkan mereka pada predikat syahid, syuhada. Subhanallah…
    semoga kita juga mampu seperti itu ya..dengan saudara2 seperjuangan kita di jalan Allah.. bersama2 kita tumbuhkan iklim seperti itu dimanapun kita berada, di wisma, di asrama, di kos2an dan terutama di rumah kita .. dengan keluarga kita sendiri

    saling mendoakan dalam keistiqamahan dan amal shaleh ya fer..

    barakallah ..:)

  5. Wess,, lah mantabh kini view blog akak mah..
    Bilo tema explorasi alam lai kak..??

  6. maghdalena1 Berkata

    Nukhbawi: biaso senyo bro..iko lah ado di WordPress. kak tinggal pilih je..
    enak ngeliatnya, minimalis sih…eh, kapan bikin blog?

    tema explorasi alam? insyaAllah segera..wait and see yak..hehe

  7. Blog?
    ..awak ne apelah..wak ne orang gede..tak bisa yg kecik-kecik.. :P

  8. maghdalena1 Berkata

    iyolah kalau baitu bro nukhbawi…
    kalau lah mode tu kecek komandan, tu dak pandai wak lai dowh..manuruik se hanyo lai..

    btw, blog tu gawean orang kecik dan orang gede bro,,
    macem tak tau sahaja..

    hmm, orang gede atau gede..ehm..(baca: nd**) hehe..peace ^^V

  9. __(L_L)__s

  10. Assalamu’alaikum kak ilen… ada award untuk kakak di blog yu2… silahkan diambil… semoga tambah semangat bikin tulisan di blognya…

    klik di sini:
    http://pengayuhkereta.wordpress.com/2011/02/16/bagi-bagi-award/

  11. maghdalena1 Berkata

    waalaykumussalam wrwb
    award? ada award2 juga di blog ya..bingungdantakjub.com
    hehe
    btw, syukron ya yu..
    (masihdalamkeadaantakjub)

  12. uni ilen…. subhanallah… itu pula yang sering saya rasakan bersama aadik-adik. bersyukur sekali ada bersama mereka…
    saling mendo’akan ya uni ^_^
    saya juga ada tulisan untuk tema yang sejenis :-)
    http://muslimahpejuang.wordpress.com/mutiara

  13. maghdalena1 Berkata

    Subhanallah..mbak uziii…
    senang bisa bertemu lagi meskipun di blog
    dulu pas merapi bergolak, sy kontak dirimu dan adik2 etoser jogja, tapi ga ada yang ngangkat..senang dirimu baik2 saja..
    smg Allah selalu memberkahi kita ya ukhty, kapan muter2UGM dan malioboro lagi yak??
    Jazakillah ya..untuk pelayanan terbaik teman2 semua selama saya di jogja
    miz u all..:)

  14. iya uni, alhamdulillah kami baik2 saja. pas erupsi besar kebetulan sedang di rumah, rumah jadi dapur umum. luar biasa gelegar itu terasa dari rumah uzi. kebetulan rumah uzi radius kurang dari 20km uni, jadi sempat sangat waswas dan sudah benar2 pasrah pada Allah. Alhamdulillah kami bisa merasakan pagi kembali. meski porak poranda pemandangan di sekitar rumah. tapi alhamdulillah rumah masih berdiri kokoh. jazakillah khoir do’anya uni. saat itu uzi ga bisa dihubungi mungkin karena listrik mati uni, cukup lama. jadi hape mati.
    bisa baca secuil pengalaman uzi saat itu :
    http://muslimahpejuang.wordpress.com/2010/11/15/merindukan-matahari/
    http://muslimahpejuang.wordpress.com/2010/11/19/debu-debu-merapi/
    http://muslimahpejuang.wordpress.com/2010/11/22/kiamat-kecil-yang-jauh-belum-seberapa/

  15. maghdalena1 Berkata

    iya mbak..
    kita tukeran link ya..^_^
    syukron

  16. Aslm.. kakaaaaaakkkkkkk……!!!!!
    yo rancak blog kakak mah…
    lah katinggalan wak mah,,, blog wak ndak ado di up date doh..
    kak, atna merinding baca yang cerita kakak tentang asrama etos.. kangen..!!!
    trus, yang puisi tentang sampai jumpa di tanah suci ya? merinding kak..
    atna yang menjiwai bacanya ato gimana ya? hehehe..

  17. maghdalena1 Berkata

    wslm..iaaaaaaaaaaaat

    blog akak biase aje,,kan belajar dari iat juga..hehe
    at masih ingat masa2 indah kita dulu?saat semua etoser 08 masih ngumpul di asrama etos 2..idiih, jd bernostalgia euy..
    kangen pada adik2 semua..
    insyaAllah auranya masih sama at, hanya terasa kurang krn ga ada iat..
    salam u etoser jkt ya..:D

  18. samo theme wak ma kak,,,,bannernyo raso2 pernah liek lah, dima yo???

  19. maghdalena1 Berkata

    hehe..lah ganti kan det..ini rumah baru niiih..

    buekkan disain head blognyo yang iko ciek det..:D #sambil berdoa, semoga dedet mau..hehe

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.